Definisi
Infeksi Herpes Simpleks pada kornea adalah infeksi pada kornea yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.
PENYEBABPenyebabnya adalah virus herpes simpleks. Setelah infeksi awal, virus herpes simpleks tetap tinggal dan diam di dalam saraf. Terkadang virus menjadi teraktivasi kembali dan menyebabkan gejala.
Infeksi herpes simpleks pada mata pertama kali terjadi biasanya pada anak-anak dan menyebabkan keratokonjungtivitis ringan. Gejala biasanya mirip dengan konjungtivitis pada umumnya, maka diagnosis infeksi herpes simpleks biasanya tidak dibuat. Infeksi ini dapat sembuh tanpa pengobatan. Namun, jika infeksi teraktivasi kembali, maka infeksi tersebut dapat mengenai kornea dan menimbulkan gejala yang lebih berat.
Dengan demikian, infeksi herpes pada kornea merupakan infeksi virus yang berulang. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% penderita mengalami kekambuhan. Infeksi ulangan ini bisa terjadi beberapa minggu atau bahkan beberapa tahun setelah infeksi pertama.
Gejala
Infeksi seringkali hanya menyebabkan perubahan yang ringan pada kornea dan akan menghilang dengan sendirinya. Gejala yang muncul dapat berupa mata berair, merah, nyeri, terasa seperti ada benda asing pada mata, dan menjadi sensitif terhadap cahaya terang. Pada kasus yang jarang, infeksi memburuk dan kornea membengkak, membuat penglihatan menjadi kabur.
Infeksi herpes simpleks yang sering berulang ulang bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada permukaan kornea. Kekambuhan beberapa kali dapat menyebabkan terbentuknya ulkus (luka terbuka) yang dalam, jaringan parut menetap, dan rasa baal pada permukaan mata. Virus herpes simpleks juga dapat menyebabkan pertumbuhan pembuluh darah ke kornea dan adakalanya dapat sangat mengganggu penglihatan.
Diagnosa
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Pemeriksaan mata dilakukan dengan menggunakan slit lamp. Terkadang apusan daerah yang terinfeksi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi virus (kultur virus).
Pengobatan
Pengobatan yang diberikan berupa tetes mata antivirus, seperti trifluridine. Obat antivirus lain, seperti acyclovir, dapat diberikan (diminum atau melalui pembuluh darah). Pengobatan harus dimulai sesegera mungkin. Infeksi yang dalam dengan peradangan dapat diberikan tetes mata kortikosteroid dan obat untuk melebarkan pupil, seperti atropin. Adakalanya untuk membantu mempercepat pemulihan, kadang dokter spesialis mata menggunakan aplikator khusus dengan kapas halus di ujungnya untuk mengangkat sel-sel yang terinfeksi dan rusak dari permukaan kornea.
- R, Melvin. Herpes Simplex Keratitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.
http://www.merckmanuals.com/home/eye_disorders/corneal_disorders/herpes_simplex_keratitis.html
0 comments:
Post a Comment