Tendinitis Rotator Cuff

Tendinitis Rotator Cuff


Definisi


Tendinitis merupakan peradangan pada tendon. Tendinitis bisa terjadi pada tendon-tendon otot yang membantu menggerakkan, memutar, dan menahan bahu pada tempatnya (rotator cuff).

Tendinitis Rotator Cuff, atau disebut juga sebagai Swimmer's shoulder, Tennis shoulder, Pitcher's shoulder, Shoulder impingement syndrome, merupakan penyebab paling sering terjadinya nyeri bahu. Nyeri timbul saat lengan diangkat, terutama antara 40 dan 120o, atau saat seseorang berpakaian. Orang-orang seringkali mengalami nyeri saat malam hari, terutama ketika mereka berbaring pada sisi lengan yang terkena.

PENYEBAB

Tendinitis biasanya terjadi pada usia pertengahan atau lebih tua, dimana tendon menjadi lebih lemah dan lebih rentan untuk mengalami cedera dan peradangan. Tendinitis juga bisa terjadi pada orang yang lebih muda yang melakukan olahraga keras.

Tendon pada rotator cuff bisa mengalami peradangan akibat terlalu banyak digunakan, terutama pada atlet yang melakukan banyak latihan dengan gerakan mengangkat tangan, misalnya melempar bola, mengangkat beban berat ke atas bahu, tenis, badminton, dan berenang gaya bebas, gaya kupu-kupu atau gaya punggung.

Selain itu, tendinitis rotator cuff juga bisa terjadi akibat :

  • Tidur bertumpu pada lengan yang sama setiap malam
  • Melakukan kegiatan yang membuat lengan tidak bergerak untuk waktu yang lama, misalnya saat menggunakan komputer.
  • Mengerjakan sesuatu yang mengharuskan untuk mengangkat lengan untuk waktu lama, misalnya mengecat
  • Koordinasi bahu dan otot bahu yang kurang baik



Gejala


Gejala bisa muncul secara tiba-tiba dan bersifat berat, terutama setelah melakukan aktivitas fisik, atau bisa juga muncul secara perlahan dan bersifat lebih ringan.

Tendon yang meradang biasanya terasa nyeri saat digerakkan atau saat ditekan. Nyeri bisa muncul, bahkan hanya dengan sedikit gerakan dari sendi yang berada di dekatnya, tergantung dari seberapa berat tendinitis yang terjadi. Adakalanya tendon atau selubung tendon akan membengkak dan terasa hangat.

Pada awalnya nyeri hanya timbul jika melakukan gerakan mengangkat tangan melampaui kepala, misalnya menyisir rambut atau mengambil benda di atas lemari. Nyeri lebih mungkin dirasakan pada bahu bagian depan dan bisa menjalar ke bagian lengan, tetapi tidak sampai ke siku. Selain itu, nyeri juga bisa muncul saat bahu turun setelah mengangkat tangan.

Awalnya, nyeri mungkin bersifat ringan dan hanya dirasakan saat melakukan gerakan tertentu. Dengan berjalannya waktu, nyeri juga bisa dirasakan saat malam hari, terutama saat berbaring pada bahu yang terkena.

Lama-lama nyeri juga bisa dirasakan saat lengan digunakan untuk berjabatan tangan atau mendorong benda.

Tendinitis Rotator Cuff



Diagnosa


Diagnosis didasarkan dari gejala yang ada, yaitu timbulnya rasa nyeri jika tangan diangkat melebihi bahu, dan hasil pemeriksaan fisik. Terkadang bisa digunakan pemeriksaan penunjang seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau ultrasonografi.



Pengobatan


Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tendinitis :

  • Istirahatkan tendon yang mengalami cedera
  • Kompres bahu dengan es selama 20 menit, 3-4 kali sehari
  • Bisa diberikan obat-obat anti-peradangan non-steroid selama 7-10 hari untuk mengurangi nyeri dan peradangan
  • Terkadang, kortikosteroid (seperti betametason, methylprednisolone, atau triamcinolone) dan obat anestesi (seperti lidokain) bisa disuntikkan ke selubung tendon yang terkena untuk membantu mengatasi peradangan dan rasa nyeri. Namun, pada kasus yang jarang, suntikan ini bisa menimbulkan rasa nyeri beberapa jam kemudian, karena kortikosteroid membentuk kristal di dalam sendi atau selubung sendi yang bersifat sementara. Nyeri ini akan menghilang dalam waktu 24 jam dan bisa diatasi dengan pemberian kompres dingin dan obat pereda nyeri.
  • Setelah peradangan teratasi, perlu dilakukan latihan untuk menggerakkan sendi bahu selama beberapa kali sehari.
  • Tendinitis kronis yang menetap bisa terjadi pada reumatoid artritis, dan mungkin perlu diatasi dengan pembedahan untuk mengangkat jaringan yang meradang. Pembedahan adakalanya dibutuhkan untuk menghilangkan endapan kalsium dari tempat terjadinya tendinitis untuk waktu yang lama.
PENCEGAHAN

Hindari melakukan gerakan-gerakan mengangkat lengan secara berulang untuk waktu yang lama.



Referensi


- B, Joseph J. Tendinitis and Tendosynovitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

http://www.merckmanuals.com/home/bone_joint_and_muscle_disorders/muscle_bursa_and_

tendon_disorders/tendinitis_and_tenosynovitis.html

- M, C. Benjamin. Rotator Cuff Problems. Medline Plus. 2011.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000438.htm

Tendinitis Rotator Cuff Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hari Media Sosial

0 comments:

Post a Comment